Sabtu, 03 Maret 2012

Aspirin

Sejak zaman dulu efek dari Cortex salicis telah dikenal dan simplisia ini cukup luas penggunaannya sebagai obat. Zat yang berkhasiat disini adalah asam salisilat. Asam salisilat bebas hanya mempunyai efek antipiretik dan analgetik yang ringan.
Turunan yang terpenting dari asam salisilat ini adalah asam asetil salisilat yang lebih dikenal sebagai asetosal atau aspirin.Berbeda dengan asam salisilat, asam asetil salisilat memiliki efek analgesik antipiretik dan anti inflamasi yang  lebih besar jika dibandingkan dengan asam salisilat. Penggunaan obat ini sangat luas di masyarakat dan digolongkan ke dalam obat bebas. Selain sebagai prototipe, obat ini juga digunakan sebagai standar dalam menilai efek obat sejenis.
Melihat besarnya manfaat dari aspirin atau asetosal tersebut maka adalah penting untuk mengetahui cara sintesis dari senyawa ini. Aspirin dapat disintesis dari asam salisilat dengan anhidrida asetat dan menggunakan katalis proton dan akan menghasilkan asam asetil salisilat dan asam asetat.

0 komentar:

Posting Komentar